Abstract
Desa Sukadana, salah satu desa penyangga KEK Mandalika, memiliki potensi agroklimat yang mendukung budidaya hortikultura, termasuk pepaya Calina yang bernilai gizi dan ekonomi tinggi. Tanaman pepaya Calina berukuran kecil, berdaging buah tebal, manis, tahan simpan, dan rutin disajikan di hotel, restoran, serta layanan katering. Namun, masyarakat RT Belar belum banyak membudidayakannya karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan teknis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat RT Belar dalam budidaya pepaya Calina. PKM dilakukan selama 5 bulan sejak bulan Mei sampai September 2025 dengan metode partisipatif dan kontekstual. Kegiatan PKM meliputi sosialisasi, pelatihan-pelatihan dan pendampingan optimalisasi pekarangan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit, serta penanganan pasca panen tanaman pepaya calina.. Evaluasi pasca pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan scala Likert. Hasil evaluasi menunjukkan PKM meningkatkan pengetahuan (dari skor rata-rata 2,79 menjadi 3,22) dan keterampilan (dari 2,64 menjadi 3,62), terutama pada teknik pembibitan dan pemeliharaan tanaman pepaya Calina. Keberhasilan program didukung oleh budaya masyarakat yang terbuka, metode PKM yang menggabungkan pelatihan teknis dan pendampingan lapangan, serta durasi kegiatan yang memungkinkan terbentuknya relasi dan kepercayaan antara fasilitator dan mitra. Untuk keberlanjutan, pengembangan budidaya pepaya Calina perlu diintegrasikan dengan penguatan kelembagaan lokal dan sistem sosial-ekonomi masyarakat. PKM ini berhasil dilaksanakan dan telah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat, sekaligus mendorong potensi ekonomi dan gizi melalui budidaya pepaya Calina.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2026 | 0 |