Abstract
Pengelolaan limbah kayu di Desa Sesela, Gunung Sari, masih menjadi tantangan yang signifikan bagi masyarakat, terutama para pengrajin mebel yang menghasilkan sisa potongan kayu dalam jumlah besar. Limbah ini sering kali dibuang atau dibakar, sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan sisa potongan kayu tersebut menjadi produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan, yaitu tempat pensil. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan para pengrajin lokal dalam pelatihan teknik dasar pembuatan tempat pensil dari limbah kayu. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreatif masyarakat serta memberikan nilai tambah pada produk limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan. Proses pembuatan tempat pensil ini dimulai dari pengumpulan sisa limbah kayu, pemotongan kayu, perakitan meggunakan paku, penghalusan dan finishing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan munculnya peluang ekonomi baru dari produk kerajinan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada pengurangan limbah kayu, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan di Desa Sesela.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2026 | 0 |