Abstract
Epilepsi merupakan gangguan neurologis yang ditandai oleh kecenderungan terjadinya kejang berulang yang dapat menimbulkan dampak neurobiologis, kognitif, psikologis, dan sosial. Secara global epilepsi menjadi salah satu gangguan saraf paling sering terjadi dan dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas pada penderita. Edukasi mengenai epilepsi memiliki peran penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai epilepsi, termasuk dalam hal mengenali pencetus kejang, serta mengetahui langkah-langkah penanganan awal saat terjadi kejang. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai efektivitas edukasi mengenai epilepsi pada pengunjung poli neurologi di RS Universitas Mataram. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan dengan menggunakan presentasi visual dan sesi tanya jawab. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan membandingkan skor pre-test dan post-test yang mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test meningkat menjadi 95,29 dibandingkan dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 82,35. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang Epilepsi. Metode penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pengunjung poli neurologi mengenai Epilepsi. Untuk memperluas dampak edukasi, diperlukan upaya penyebaran informasi yang lebih luas di berbagai rumah sakit untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai epilepsi.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2026 | 0 |