PENGARUH BIOAMELIORAN TERHADAP SERAPAN NITROGEN DAN FOSFOR SERTA HASIL TUMPANGSARI JAGUNG-KEDELAI

Authors : Wahyu Astiko; Lalu Zulkifli -; Mohamad Taufik Fauzi; Lolita Endang Susilowati
article cite 0 Year 2025
source: Jurnal Agrotek Tropika
Abstract

Lahan suboptimal memiliki potensi besar sebagai lahan pertanian produktif di masa depan. Untuk meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, sistem tumpangsari merupakan alternatif budidaya yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh berbagai formulasi bioamelioran terhadap serapan nitrogen (N), fosfor (P), dan hasil tumpangsari jagung–kedelai. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Agustus 2025 di Dusun Sumur Mual, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Analisis biologi dan kimia tanah dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi dan Kimia Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: P0 (tanpa bioamelioran), F1 (10% kompos, 10% pupuk kandang, 10% biochar sekam, 70% pupuk hayati mikoriza), F2 (15%, 15%, 15%, 55%), F3 (20%, 20%, 20%, 40%), dan F4 (25%, 25%, 25%, 25%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan F4, yang terdiri atas campuran 25% kompos, 25% arang sekam, 25% pupuk kandang, dan 25% pupuk hayati mikoriza, menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan populasi spora mikoriza dan persentase kolonisasi akar. Perlakuan ini juga memberikan hasil panen jagung dan kedelai yang lebih tinggi, serta meningkatkan konsentrasi hara tanah (N total dan P tersedia) dan serapan hara oleh tanaman. Aplikasi bioamelioran F4 mampu meningkatkan efektivitas bioamelioran dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas tumpangsari jagung- kedelai.


Concepts :
Plant Growth and Agriculture Techniques
Agricultural Research and Practices
Shallot Cultivation and Analysis
article cite 0 Year 2025 source Jurnal Agrotek Tropika
Citations by Year
YearCount
2025 0