Abstract
Pertanian modern menghadapi tantangan dalam penggunaan udara dan pupuk yang efisien, khususnya pada fase pembibitan tanaman cabe yang sangat sensitif terhadap kadar kelembaban tanah dan pH larutan pupuk. Praktik sering kali menyebabkan ketidaktepatan pemberian, pemborosan sumber daya, serta pertumbuhan bibit konvensional yang tidak merata. Penelitian ini mengusulkan sistem penyiraman dan pemupukan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan metode manual. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor kelembaban tanah, sensor pH, modul RTC, pompa udara, dan pompa pupuk yang dikendalikan melalui relay. antarmuka Blynk digunakan untuk memantau dan mengontrol jarak jauh secara real-time. Metode penelitian yang diterapkan adalah prototyping, meliputi tahap desain, implementasi, uji coba, dan evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyiram dan memberi pupuk secara otomatis sesuai kondisi lingkungan serta menampilkan informasi pada LCD dan aplikasi. Implementasi sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pupuk, mempermudah pemeliharaan bibit cabe, serta mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Penelitian ini penting karena memberikan kontribusi nyata bagi penerapan pertanian cerdas skala kecil hingga menengah, sekaligus menjadi dasar pengembangan lebih dalam integrasi IoT untuk pertanian berkelanjutan lebih lanjut .
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2026 | 0 |