Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan PhET Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Momentum dan Impuls Peserta Didik Kelas XI

Authors : Nia Rizki Kurniawati; Ahmad Harjono; Ni Nyoman Sri Putu Verawati
article cite 0 Year 2026
source: Lensa Jurnal Kependidikan Fisika
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi momentum dan impuls. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMAN 1 Lembar yang berjumlah 132 peserta didik yang terdiri atas 4 kelas yaitu XI-1(32), XI-2(33), XI-3(34) dan XI-4(33). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan cluster random sampling terpilih kelas XI-4(33) sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan PhET dan kelas XI-3(34) sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Metode pengambilan data penelitian menggunakan metode tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal uraian yang berjumlah 6 soal berfokus pada empat indikator yaitu, Mengenali masalah (IKPM-1), Merencanakan strategi (IKPM-2), Menerapkan strategi (IKPM-3) dan Mengevaluasi solusi (IKPM-4). Hasil instrumen yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta telah memenuhi uji prasyarat hipotesis karena dinyatakan homogen dan terdistribusi normal. Berdasarkan analisis data didapatkan nilai pretest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dan nilai pretest IKPM-1 untuk kedua kelas memperoleh kriteria sedang dan untuk IKPM-2, IKPM-3, IKPM-4 untuk kedua kelas memperoleh kriteria sangat rendah. Hasil nilai posttest kelas eksperimen memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dan nilai posttest IKPM-1, IKPM-2, IKPM-3 kedua kelas memperoleh kriteria sangat tinggi dan untuk IKPM-4 kelas eksperimen memperoleh kriteria sedang dan kelas kontrol memperoleh kriteria rendah. Hasil analisis data uji N-Gain kelas eksperimen memperoleh kriteria tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh kriteria sedang. Implementasi model pembelajaran berbasis masalah berbantuan PhET ini menunjukkan peserta didik menjadi lebih aktif dan lebih mudah memahami konsep melalui visualisasi interaktif, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah momentum dan impuls peserta didik kelas XI.


Concepts :
Mathematics Education and Pedagogy
STEM Education
Educational Methods and Outcomes
article cite 0 Year 2026 source Lensa Jurnal Kependidikan Fisika
Citations by Year
YearCount
2026 0