Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap literasi kimia peserta didik pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment berupa pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI SMAN 1 Pujut yang dipilih melalui cluster random sampling, dengan XI F1 sebagai kelas kontrol dan XI F2 sebagai kelas eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis CTL. Instrumen yang digunakan berupa soal literasi kimia two-tier multiple choice yang mencakup aspek pengetahuan konten ilmiah dan kimia serta kemampuan belajar tingkat tinggi. Validitas isi instrumen diuji menggunakan indeks Aiken's V dan diperoleh nilai sebesar 0,88 yang menunjukkan bahwa instrumen berada pada kategori valid. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan koefisien Cronbach's Alpha dan diperoleh nilai sebesar 0,74 yang menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat reliabilitas tinggi sehingga layak digunakan dalam penelitian. Hasil uji ANCOVA menunjukkan bahwa model CTL memberikan pengaruh signifikan terhadap literasi kimia peserta didik (p = 0,000 < 0,05) dengan kontribusi sebesar 29,7%. Pada aspek konten, kelas eksperimen memperoleh 81%, lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 72,5%. Pada aspek kemampuan belajar tingkat tinggi, kelas eksperimen mencapai 46,5%, sedangkan kelas kontrol hanya 15%. Secara keseluruhan, literasi kimia kelas eksperimen berada pada kategori sedang (64%), sementara kelas kontrol berada pada kategori rendah (43,75%). Hal ini menunjukkan bahwa model CTL efektif dalam meningkatkan literasi kimia karena pembelajaran yang kontekstual membantu peserta didik memahami konsep kesetimbangan kimia secara lebih bermakna dan aplikatif.