Abstract
Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami secara langsung strategi penagihan pajak kendaraan bermotor serta upaya dalam meningkatkan kepatuahan wajib pajak yang menunggak di kantor Samsat Mataram. Kegiatan ini berlangsung selama 4 (empat) bulan dengan melakukan aktivitas pengamatan langsung terhadap prosess pelayanan, pendampingan pegawai dalam kegiatan penagihan, pengolahan data wajib pajak, serta keterlibatan dalam kegiatan lapangan bersama tim samsat Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Samsat Mataram menerapkan tiga strategi utama dalam penagihan pajak, yakni pendekatan preventif melalui sosialisasi dan edukasi kewajiban pajak, pendekatan persuasif dengan surat imbauan atas penyampaian informasi jatuh tempo dan kunjungan langsung kepada penunggak, serta pendekatan represif melalui operasi gabungan atau razia kendaraan bermotor bersama pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan.Secara umum, strategi yang diterapkan telah berhasil meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, terutama melalui pendekatan langsung yang persuasif. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, kendala teknis pada sistem online, serta banyaknya kendaraan yang belum melakukan mutasi data kepemilikan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Samsat Mataram terus melakukan upaya perbaikan dengan memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan sosialisasi, memperluas akses layanan digital, dan memberikan kemudahan administratif bagi wajib pajak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi antarinstansi, pembaruan sistem informasi dan data kendaraan, serta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai perpajakan. Kesimpulannya, strategi penagihan pajak kendaraan bermotor yang diterapkan oleh Kantor Samsat Mataram telah berjalan efektif dan adaptif, sesuai dengan prinsip pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2026 | 0 |