Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan biaya promosi manual dan promosi digital yang diterapkan pada PT Pegadaian Unit Pelayanan Cabang (UPC) Kebon Roek. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui kegiatan praktik kerja lapangan (magang) selama empat bulan dengan teknik observasi langsung, dokumentasi, dan keterlibatan dalam aktivitas operasional, khususnya pada kegiatan promosi. Subjek penelitian adalah aktivitas promosi yang dilakukan oleh unit pelayanan, baik secara manual maupun digital. Analisis data dilakukan dengan membandingkan komponen biaya yang timbul dari masing-masing jenis promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi manual memerlukan biaya yang relatif besar karena melibatkan pencetakan media promosi seperti brosur, banner, dan spanduk serta pengadaan merchandise. Sementara itu, promosi digital tidak menimbulkan biaya langsung pada tingkat unit karena didukung oleh fasilitas dan konten yang disediakan oleh kantor pusat. Dengan demikian, promosi digital lebih efisien dari sisi biaya, meskipun promosi manual tetap memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui interaksi langsung.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2026 | 0 |