Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosedur perhitungan denda atas keterlambatan pembayaran tagihan air di PDAM Tirta Adhia Rinjani Lombok Tengah serta mengevaluasi efektivitasnya dalam menjaga stabilitas keuangan perusahaan. Keterlambatan pembayaran oleh pelanggan merupakan tantangan yang berdampak langsung terhadap arus kas dan operasional PDAM. Oleh karena itu, penerapan sistem denda menjadi strategi penting dalam pengendalian internal dan manajemen piutang. Melalui studi literatur dan observasi langsung selama kegiatan magang, ditemukan bahwa prosedur perhitungan denda dilakukan secara sistematis berdasarkan jumlah hari keterlambatan dan tarif denda harian yang telah ditetapkan. Prosedur ini tidak hanya berfungsi sebagai sanksi finansial, tetapi juga sebagai alat edukasi dan kontrol keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan denda keterlambatan berkontribusi terhadap peningkatan kepatuhan pelanggan, penguatan pengendalian internal, dan perbaikan cash flow perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk optimalisasi kebijakan pembayaran dan sistem manajemen piutang di sektor layanan publik. Saran untuk PDAM Tirta Adhia Rinjani Lombok Tengah: PDAM perlu maninggkatkan sistem infomasi yang lebih terintigrasi untuk mempermudah pemantauan dan perhitungan denda. Saran untuk calon pelanggan PDAM Tirta Adhia Rinjani Lombok Tengah Sebaiknya memahami prosedur pembayaran dan tarif denda yang berlaku untuk menghindari keterlambatan dan biaya tambahan.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |