Abstract
Laporan ini bertujuan untuk menganalisis praktik perhitungan dan pengakuan uang muka dalam skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pada proyek Perumahan Lavida yang dikembangkan oleh PT Meka Asia Properti di Lombok Barat. Uang muka merupakan komponen penting dalam transaksi properti yang memiliki implikasi langsung terhadap pencatatan keuangan dan pengakuan pendapatan perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji kesesuaian praktik pencatatan uang muka dengan standar akuntansi berbasis akrual, khususnya PSAK 23 dan PSAK 72. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi internal perusahaan, dan wawancara informal dengan staf keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pencatatan uang muka telah dilakukan sesuai prinsip akuntansi, terdapat tantangan dalam implementasi seperti dokumentasi manual, keterlambatan pengakuan pendapatan, dan kurangnya integrasi antar divisi. Penelitian ini merekomendasikan digitalisasi sistem akuntansi, penyusunan SOP terpadu, serta pelatihan staf sebagai strategi peningkatan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan uang muka dalam KPR subsidi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap praktik akuntansi properti dan penguatan tata kelola keuangan perusahaan pengembang di sektor perumahan subsidi.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2025 | 0 |