Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di ekowisata mangrove Bagek Kembar, dusun Madak Belek, desa Cendi Manik, kecamatan Sekotong, kabupaten Lombok Barat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran ekologi, keterampilan, dan daya saing ekonomi masyarakat lokal. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari potensi ekowisata mangrove yang belum dikelola secara optimal, baik dari sisi edukasi lingkungan, literasi digital, maupun pemasaran produk lokal. Metode pelaksanaan meliputi edukasi lingkungan melalui program belajar di alam terbuka, pelatihan keterampilan daur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan, serta pendampingan pemasaran produk garam lokal melalui media sosial. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan pengelola ekowisata, tokoh masyarakat, peserta sanggar belajar, serta masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait ekosistem mangrove dan pengelolaan sampah, keterampilan membuat produk kerajinan berbahan limbah plastik, serta kemampuan memasarkan produk lokal secara daring. Selain itu, promosi digital melalui media sosial membantu memperluas jangkauan pemasaran produk garam lokal hingga ke luar daerah. Temuan ini membuktikan bahwa sinergi antara edukasi, pelatihan keterampilan, dan pemasaran digital dapat menjadi strategi efektif dalam mengembangkan potensi ekowisata berbasis masyarakat.
Concepts :
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2026 | 0 |