Abstract
Pembelajaran fiqih disekolah dasar masih menghadapi kendala dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kondisi tersebut dilihat dari banyak siswa yang belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Hal ini terlihat dari jawaban siswa yang singkat, bersifat menghafal, dan belum mampu menjelaskan alasan dari jawaban yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran fiqih. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di laksanakan dalam dua siklus setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, serta tes, tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, untuk menentukan ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal siswa, mengukur keaktifan siswa, mengetahui keterlaksanaan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklusnya pada siklus I, presentase ketuntasan klasikal siswa mencapai 41,66% dengan nilai rata-rata 61,25. Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) pada siklus II, ketentan klasikal siswa meningkat menjadi 87,5% dengan nilai rata-rata 89,16. Dengan demikian, terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 45,84% dari siklus I ke siklus II. Sedangkan aktivitas siswa juga semakin meningkat dari 53,33% pada siklus I menjadi 90% dengan kategori sangat aktif pada siklus II, sehingga terjadi peningkatan sebesar 36,67%. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 76,66% pada siklus I menjadi 100% di siklus II dengan peningkatan sebesar 23,34% dari siklus I ke siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata Pelajaran fiqih.