Abstract
Keterbatasan pemahaman mengenai tahapan pembuatan pupuk organik cair dan terbatasnya akses terhadap pelatihan menjadi kendala dalam pemanfaatan limbah organik secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembuatan pupuk organik cair dari limbah daun kering melalui pemanfaatan media digital. Mitra kegiatan terdiri atas mahasiswa, pelajar, guru, dan masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap pengelolaan limbah organik serta membutuhkan media pembelajaran yang mudah diakses untuk mempelajari pembuatan pupuk organik cair. Tim pengabdian berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan mitra, menyusun materi edukasi, memproduksi video pembelajaran berbasis audiovisual, mendistribusikan materi melalui TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, dan WhatsApp, serta memfasilitasi diskusi dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner daring yang diikuti oleh 101 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa video edukasi mampu membantu peserta memahami proses pembuatan pupuk organik cair dengan skor rata-rata 4,25, sedangkan media digital membantu proses pembelajaran dengan skor 4,31 dan meningkatkan pengetahuan peserta dengan skor 4,23. Selain edukasi daring, sebagian peserta juga mengikuti kegiatan observasi dan praktik pengelolaan bahan organik secara langsung. Kegiatan ini menghasilkan video edukasi digital yang dapat diakses secara mandiri oleh masyarakat dan berpotensi menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan limbah organik dan pembuatan pupuk organik cair.