Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika berbasis proyek terhadap keterampilan kolaborasi siswa di MI Ushuluddin NW Ubung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimental menggunakan desain kuasi-eksperimental. Sampel terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih untuk membandingkan efektivitas perlakuan pembelajaran. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang mengukur keterampilan kolaborasi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji t sampel independen untuk menguji perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pembelajaran matematika berbasis proyek terhadap keterampilan kolaborasi siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi kurang dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Siswa di kelompok eksperimen yang diajar menggunakan pembelajaran berbasis proyek menunjukkan nilai keterampilan kolaborasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa di kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Implikasi dari penelitian ini adalah pembelajaran berbasis proyek dapat dianggap sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa, khususnya dalam pendidikan matematika dasar. Pendekatan ini mendorong interaksi aktif, kerja tim, dan tanggung jawab bersama sepanjang proses pembelajaran