Abstract
Penelitian ini mengkaji karakteristik suhu dan laju produksi gas dalam proses pirolisis tandan kosong kelapa sawit yang dilakukan menggunakan inverted downdraft gasifier dengan kapasitas 0,13 m 3 . Eksperimen dilakukan dengan mengukur kecepatan superficial sebagai pengukuran penting untuk menilai kinerja gasifikasi. Pengaruh laju input udara dilakukan pada 13,08 lpm; 18,24 lpm; 41,04 lpm; 115,56 lpm; dan 191,61 lpm dengan mevariasikan bukaan kran blower. Percobaan menghasilkan nilai SV yang bervariasi sebesar 4,69 m/det; 7,64 m/det; 17,87 m/det; 42,3 m/det; dan 65,77 m/det. Percobaan menunjukkan hasil bahwa laju input udara memberikan pengaruh terhadap kecepatan superficial, waktu proses, rasio udara/bahan bakar, laju aliran gas produksi, dan laju konsumsi bahan bakar. Laju input udara yang rendah menghasilkan nilai SV yang rendah, berakibat pada proses pirolisis berjalan lambat serta produksi gas dengan kandungan metana yang tinggi. Nilai SV yang rendah menghasilkan proses pirolisis yang lebih cepat, produk arang tersisa dan tar sedikit, dan gas produksi dengan kandungan metana yang rendah. Penelitian berikutnya dengan bahan yang sama direkomendasikan menggunakan nilai SV pada kisaran 4,69 m/det untuk dapat diperoleh karakteristik pirolisis yang lebih tepat. Kata kunci : laju input udara, pirolisis, tandan kosong kelapa sawit, kecepatan superficial.
Concepts :
Access to Document
SDGs
Citations by Year
| Year | Count |
|---|---|
| 2011 | 2 |